Peduli Masyarakat, Sucofindo Sosialisasikan Cegah Covid

Peduli Masyarakat, Sucofindo Sosialisasikan Cegah Covid

Padahal, penularan Covid-19 di dalam keluarga harus diwaspadai karena terdapat kelompok rentan di dalamnya yang harus dilindungi seperti perempuan, anak, ibu hamil, ibu menyusui, lanjut usia, dan disabilitas. Walaupun sesama anggota keluarga, durasi dalam berinteraksi juga sebaiknya dibatasi termasuk tetap melakukan bodily distancing. Saat ingin berkumpul, disarankan untuk membawa peralatan makanan sendiri atau menggunakan alat makan sekali pakai atau membawa peralatan makan sendiri. Hindari juga sering melalui tempat makanan yang akan disiapkan untuk mengurangi risiko makanan terkontaminasi virus dan bakteri.

Banyak sekali klaster keluarga saat pandemi ini

Webinar ini dilangsungkan melalui media on-line streaming dan disaksikan oleh 3000 peserta, yaitu dari masyarakat luas, terutama pegawai PT SUCOFINDO beserta keluarga. Anies menambahkan Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah menyusun regulasi terkait kewajiban pasien COVID-19 untuk mengikuti isolasi yang dijalankan oleh pemerintah. Tetapi saat ini, menurut Pandu, Pemerintah sebenarnya punya banyak gedung pemerintah yang kosong yang bisa dialihfungsikan menjadi tempat isolasi mandiri.

Menurut Reisa, penting untuk memahami cara membersihkan diri sebelum berinteraksidengan anggota keluarga di rumah. Lalu, bagaimana cara untuk tidak terpapar virus corona saat Perayaan Natal dan Tahun baru yang akan mendatang? Sesuai Keputusan Presiden tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara tahun 2020, akan tetap diberikan tambahan cuti selama four hari. Namun, dengan situasi pandemi seperti ini, akan sedikit berisiko untuk merayakan Natal dan Pergantian Tahun secara bersama.

Sayangnya, mobilitas dilakukan untuk kepentingan-kepentingan wisata bersama keluarga. Dalam kondisi ini orang justru menjadi lengah Agen Bola Online menerapkan protokol kesehatan. Padahal, kegiatan kumpul keluarga justru memiliki potensi tinggi untuk menularkan Covid-19.

Di situasi yang menyulitkan saperti ini, dukungan keluarga sangat penting. Akan sangat berarti jika lingkungan sekitar juga mendukung, dan tidak menjauhi. Jujur, waktu itu saya tidak ngeh kalau sudah terinveksi virus Covid-19. Saat itulah saya mulai curiga terinveksi COVID-19 dan memutuskan untuk tes PCR. Tidak hanya saya, suami, ibu saya dan anggota keluarga lainnya juga melakukan check.

Mulai dari klaster perkantoran hingga klaster pasar, semua sangat berbahaya. Karena masyarakat seolah amnesia bahwa saat ini masih masa pandemi, sehingga melupakan protokol kesehatan dan mengabaikan physical distancing. Tumbuhkan budaya saling mengingatkan di antara anggota keluarga agar setiap masuk rumah harus yakin bahwa tangan dan pakaian terbebas dari kemungkinan paparan corona. Ewuh pakewuhmenjadikan orang Indonesia tidak berani menegur orang lain yang sebenarnya jelas melanggar protokol kesehatan di masa pandemi. Kita akhirnya menoleransi sebuah pelanggaran karena sungkan atau merasa tidak enak, tetapi akibatnya penyebaran menjadi makin sulit dikendalikan.

Perubahan aturan ini dilakukan untuk mengantisipasi siasat masyarakat yang memilih mudik lebaran lebih awal. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama , Robikin Emhas seperti yang dikutip berbagai media online menuturkan, mendukung keputusan Pemerintah untuk melarang masyarakat mudik pada Hari Raya Idul Fitri 2021 sebagai langkah yang tepat. Pernyataan tersebut disampaikan karena kasus Covid-19 belum melandai serta program vaksinasi masih jauh memenuhi target. Tentang perkawinan di masa pendemi beberapa daerah memiliki kebijakan yang beraneka. Di Boyolali tidak ada akad nikah di rumah, semua pernikahan wajib di kantor dan dihadiri maksimal 8 orang.

Secara teori, risiko penularannya 10 kali lipat dari klaster yang lain. “Karakteristik orang berinteraksi di dalam rumah memang lebih dekat,” sebutnya. JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyoroti penularan Covid-19 yang berasal dari klaster keluarga. Selain mengingatkan penerapan protokol kesehatan terus diperketat, Eri meminta kesediaan warga untuk dites swab massal mengingat daerah tersebut cukup padat penduduk, sehingga interaksi antarwarga cukup intens.

Comments are closed.